kroto media toples
Teknik Dan Cara Ternak dan Budidaya Kroto 99% Berhasil

Cara Ternak dan Budidaya Kroto 99% Berhasil

Posted on

Teknik Dan Cara Ternak dan Budidaya Kroto ( Semut Rangrang ) Yang Baik Dan Benar 99% Berhasil

Bisnis beternak yang satu ini merupakan peluang bisnis yang belum banyak di ketahui di kalangan masyarakat tanah air. Padahal aspek budidaya bisnis krot ini cukup menjanjikan dan sangat bagus untuk kedepannya. Misalkan saja jika kita membeli kroto di toko pakan ternak, itu merupakan hanya sebagian tangkapan liar dari alam sekitar, bukan dari hasil budidaya kroto.

Maka hal inilah yang bisa menjadi inpirasi untuk sebuah peluang usaha. Dan berbagai teknik dan cara budidaya kroto inilah di cari oleh orang, berikut ini ulasan paling lengkap untuk budidaya dan cara ternak dengan hanya modal kecil dari berbagai macam media toples, media gallon air, dan lainnya.


Kroto atau biasa disebut pada umumnya telur Kroto adalah sebagai pakan burung yang banyak memiliki nutrisi serta kandungan gizi yang sangat di perlukan agar dapat menjadikan burung dengan kualitas terbaik. Pasalnya usah yang terkait dengan burung ini merupakan di dasarkan dari hoby maka jika di lihat dari segi materim uang bukan lah menjadi halangan. Dan ini juga adalah salah satu alasan bahwa peluang usah yang satu ini akan baik di masa depan.

Jika kita membeli kroto di pasar pada umunya di jual dengan harga sekitar Rp 230.000 /kg, bukan nilai yang kecil bukan dan itu hanya untuk seekor burung. Namun yang di sayangkan adalah Kroto sangat sulit di cari di toko pakan ternak. Karena kroto biasanya di dapat secara liar di alam.


Dengan melihat situasi ini, maka terbentuklah suatu fikiran untuk mengembangkan usaha kroto, sebanarnya untuk membuka usaha ini hanya memodalkan sedikit uang dan mebutuhkan sedikit ketelatenan. Kita dapat membuahkan kroto di rumah sendiri. modal yang di perlukan hanya sekitar 300 ribu. Berikut ini adalah perencanan untuk membuat usaha ternak kroto ini :

Analisis usaha Budidaya kroto di rumah


 

Misalkan untuk membuat usaha kroto diasumsikan sebagai berikut :

  1. Untuk hal yang pertama di perlukan adalah 200 sarang/koloni sebagai induk yang akan di pelihara
  2. Usaha kroto ini di jalankan sekitar 2 bulan akan mendapatkan hasil 4X lipat sarang dan nantinya akan menjadi 800
  3. Sekitar luas 4 meter yang di perlukan untuk 200 sarang.

Modal untuk budidaya Kroto


 

  1. Dana untuk membuat kandang kroto sebanyak 2 # Rp 3.00.000 = Rp 600.000
  2. Toples sebagai sarang di perlukan 200 Buah # Rp 4.000 = Rp 800.000
  3. Alat/perlengkapan membuat sarang 40 buah # Rp. 3000 = Rp 120. 000

Dari jumlah total dari dana yang di perlukan di atas adalah merupakan dana modal utama untuk membudidayakan Kroto dan dana ini hanya di keluarkan 1 kali saja. Dan untuk selanjutnya anda tak perlu mengeluarkan dana dengan jumlah tersebut.

Biaya Produksi Bulanan Untuk Ternak Kroto


 

Biaya yang di keluarkan setiap bulan pada budidaya kroto ini adlaha di gunakan untuk membeli makanan dan cairan manis sekitar Rp 500.000

Pendapatan Hasil Ternak Kroto Pertama


 

Di asumsikan bahwa pendapatan pada setiap sarang mendapatkan hasil 1 Ons Kroto yang kita tahu bahwa harga per kilonya yakni Rp 230.000, dan kita hitung keuntungan pendapatan ternak krotonya sebagai berikut :

  • Jumlah semua Kroto # 1 Ons x 800 sarang = 800 ons = 80 Kg
  • Keuntungan pendapatan Semua sarang kroto = 80 Kg x Rp. 230. 000 =Rp. 18. 400. 000.

Semua hasil keuntungan tersebut adalah selama periode 2 bulan sampai kita bisa hitung bahwa dalam waktu 1 bulan mendpatkan omset sekitar Rp 9.000.000.

Cara Budidaya Kroto Media Toples

kroto media toples

 

Untuk menernak Kroto adalah dengan mencari kroto pada alam di sekitar, berikut caranya ?

Catatan : yang perlu di ketahui bahwa kendala yang ada untuk pertama kali dalam melakukan beternak kroto adalah saat memindahkan sarang 1 tempat ke tempat yang lain. Resikonya adalah di gigit sesuai pengalaman sejauh ini.

Cara Ke-1

  1. Potonglah batang yang menjadi sarang kroto “hal ini akan mengalami sedikit kesulitan”.
  2. Lalu masukan sarang tersebut kedalam karung / kardus / toples atau lainnya yang memiliki celah lubang udara
  3. Sekarang menyiapkan ember plastic yang pada pinggirannya sudah di beri tepung. Hal ini di lakukan agar kroto tidak bisa naik ke atas.
  4. Jika sudah, maka selanjutnya masukan sarang ke dalam ember caranya wajib di buka/ di buang daun beserta jaringnya hal ini dilakukan ketika saat kroto bersarang tidak membawa yang lama. Sesuai pengalaman kalau tidak di bersihkan maka toples akan terlihat kotor
  5. Buatkan lah sebuah jembatan untuk mengubungkan antar ember dengan toples caranya dengan menggunakan sapu lidi atau kayu ranting kecil

Setelah itu bisa kita tinggalkan, Maka dalam waktu tidak sampai satu hari kroto tersebut akan membuat sarang secara alami,

Penting untuk di baca : toples tersebut harus sudah berisi makanan dan minuman untuk kroto.


 

Cara ke-2:

Selesai sarang dimasukan kedalam ember dan tentunya sudah dibersihkan dari daun dan juga jaring. Maka bisa langsung menaruh kroto tersebut menggunakan tangan. Tetapi tangan harus di bungkus dengan pelindung. Tidak perlu sampai habis kroto yang ada di dalam ember.

Lalu setelah itu bagaimana caranya untuk memberi makan kepada kroto yang ada di dalam toples tersebut. yang perlu di ingat bahwa makanan dan minuman adalah elemen penting dan yang di utamakan. Jika salah memberi makanan kepada kroto akan membuat kroto tersebut mengalami pertumbuhan yang tidak baik. Dan setelah kita tahu apa saja makanan yang harus di kasih kepada kroto.

Maka tahap berikutnya adalah bagaimana cara memberi makan kepada kroto dan agar makanan tidak terbuang. Tentunya kita bisa memanajemen persediaan makanan, apakah kroto mau makan makanan tersebut. di sarankan agar bisa melatih kroto untuk mencari makanannya sendiri seperti di alam liar, walaupun sebenarnya kroto tersebut di dalam kandang


Cara memberi makanan kroto


 

Untuk memberi makan kroto adalah dengan membuatkan tempat yang khusus untuk sebagai penampungan makanan. Tempat makanan tersebut bisa terbuat dari botol plastic bekas yang di potong lalu di sisakan sedikit sekitar kurang lebih 2 CM selanjutnya letakan di atas toples. Dalam penggunaan botol plastic adalah agar makanan tidak keluar. Khususnya bagi makanan yang dengan jenisnya ulat kandang,honking maupun yang lainnya. Lalu untuk makanan yang berjenis yang bisa terbang ataupun melompat contohnya jangkrik dan belalang caranya bisa di masukan langsung ke dalam lubang toples tersebut atau bisa dengan caranya adalah dengan melumpuhkan selanjutnya di masukan ke dalam wadah yang di tentukan.

makanan semut rangrang

Maka khusus untuk member makan yang menggunakan media toples. Pada dasarnya sama dengan yang di lakukan di atas. Hanya saja tempat makanan kita taruh di sebelah toples. Alasannya adalah karena media rak tempat untuk menaruh makanan sangat lebar di bandingkan dengan menggunakan toples dengan tatakan nampan “tempat makanan yang sangat terbatas”

Kemudian untuk cara memberi makanan yang menggunakan rak toples. Sebenarnya hampir sama seperti cara di atas. Cuma tempat makanan kita letakkan di samping toples. Karena dengan media rak , tempat untuk manaruh tempat makanan sangat luas di banding dengan menggunakan toples dengan tatakan nampan ( tempat sangat terbatas ).


Memanen Kroto


 

Akhirnya kerja keras dalam melakukan pembudidayaan Kroto membuahkan hasil, ini adalah moment yang sangat menyenangkan karena harus langsung berhadapan dengan banyaknya kroto. Dan siap-siap saja akan merasakan sakit sedikit karena di gigit. Jika gigitan 1 kroto mungkin masih bisa aman. Tapi bagaimana jika hal tersebut di gigit dengan ribuan kroto. Maka di perlukan baju pelindung atau sebuah pelindung jika takut di gigit dengan rangrang.


Cara Memasarkan Kroto hasil budi daya

Berikut ini adalah kiat memasarkan kroto yang telah kita ternak sebelumnya :

  1. Bisa dengan langsung menjual ke konsumen. Karena dengan cara ini keuntungan makin besar yang di dapat
  2. Bisa dengan membuka toko pakan ternak sendiri, jika memiliki toko. Dengan menjual di toko maka keuntungan akan semakin besar
  3. Bisa dengan menjual dengan bantuan calo atau orang ketiga atau bisa juga semacam penadah atupun kios orang lain.

Kelebihan dari masing-masing cara adalah anda yang menentukan, namun umumnya cara nomor 3 tidak perlu pusing mencari pelanggan untuk membeli kroto tersebut. karena tinggal langsung saja menjualnya ke penadah yang memiliki pasar sendiri, tapi juga cara ini memiliki kekurangan yang mana Kroto anda akan di hargai dengan harga yang murah, karena tentunya pihak pengepul menginginkan keuntungan yang lebih besar.


Cara Budidaya Kroto Dengan Media Bekas Galon Air Minum

Selain dengan cara budidaya Kroto dengan Toples, sebenarnya banyak media yang bisa di gunakan. Cara kerjanya pun hamper sama dengan media Toples, hanya saja wadah atau penampungan sarang kroto lebih besar.

Berikut bahan dan cara Budidaya Kroto Media Bekas Galon Air Minum

  1. Membuat Kandang atau Rak
    Cara membuat kandang ini sama halnya dengan yang menggunakan Media Toples, yakni memerlukan bambu di buat dengan ukuran panjang sesuai dengan keadaan tempat yang di sediakan.
  2. Galon Bekas Air Minum
    bisa di dapatkan di toko penjual air minum, Galon tersebut di potong dengan bentuk melingkar pada bagian bawahnya dengan menggunakan gergaji, selanjutnya di buat ada pintu dengan menggunakan kawa. Hal ini di maksudkan untuk mempermudah ketika mangambil kroto saat panen tiba,pada bagian atas gallon yakni mulut air minum, biarkan saja bertujuan untuk keluar masuk kroto, letakan gallon pada posisi mulut gallon untuk mengisi air minum di atas.
  3. Makanan dan Minuman
    setelah gallon tersebut sudah siap digunakan maka selanjutnya adalah menyiapkan pakan dan minum untuk kroto, pakan tersebut bisa berupa Ulat hongkong,Jangkrik atau sisa makanan di dapur yang berupa daging. Sediakan juga minuman untuk ulat hongkong.
  4. Tempat Pakan dan Minum
    Sama halnya dengan kebanyakan tempat pakan dan minuman yang bisa di dapatkan di toko penjual pakan dan minuman
  5. Gula Pasir
    Gula pasir tersebut di campur dengan air , yang sebagai nutrisi kroto, di saranakn minuman gula ini jangan samapai habis.
  6. Vitamin
    Sebagai tambahan agar kondisi kroto tidak cepat mati
  7. Tepung Aci
    Tepung ini di gunakan sebagai pelindung pada sepatu boot dan kantong tangan untuk menghindari gigitan kroto
  8. Baskom Tahu
    Sebagai wadah Kroto ketika saat di panen

 

Pada cara di atas merupakan alternative jika media Toples tidak memungkinkan para pembudidaya, untuk kekurangan dan kelebihan sama saja. Namun pada media gallon ini daya tampung Kroto lebih banyak jika di bandingkan dengan media Toples.